Rabu, 30 Januari 2013 - 20:48:43 WIB
Kementerian PU Siap Bangun Rusunawa Untuk Relokasi Peghuni Bantaran Ciliwung
Diposting oleh : Administrator
Kategori: KONTRUKSI - Dibaca: 3052 kali

Jakarta, PU-News.com

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengaku siap membangun rumah susun sewa (rusunawa) untuk relokasi warga penghuni bantaran Sungai Ciliwung. Direktur Pengembangan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Amwazi Idrus mengungkapkan, tahun ini Kementerian PU telah mengalokasikan pembangunan 67 twinblock Rusunawa di seluruh Indonesia. "Kita siap, tahun ini ada dana untuk (pembangunan) 67 twinblock, memang 48 sudah allocated untuk daerah lain, yang sisanya jika DKI mau silahkan," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Kementerian PU, Rabu (30/1/2013). Adapun ketersediaan lahan dan kemauan warga untuk direlokasi menjadi aspek penting untuk konstruksi Rusunawa. Dia menyebut, untuk membangun satu twinblock Rusunawa diperlukan tanah seluas 4.000 m2 dan dana konstruksi Rp13 miliar.

Nantinya, lanjut dia, bangunan lima lantai tersebut akan bisa dihuni 96 Kepala Keluarga (KK) untuk setiap twinblock-nya. "Kita hitung-hitung, misalnya ada tanah bebas seluas 2 hektar saja, itu bisa dibangun 5 twinblock, berarti kita bisa menata atau resettlement hampir 500 KK, nantinya mereka juga memiliki RTH, tempat anak bermain, sehingga lebih sehat, lebih manusiawi dan Insya Allah bebas banjir," sebutnya.

Saat ini, relokasi warga bantaran Sungai Ciliwung harus dilakukan untuk merealisasikan normalisasi sungai tersebut. Lebar sungai yang memiliki panjang 130 Km tersebut hanya 10-20 meter, Kementerian PU akan menormalisasikannya dengan membuat lebarnya menjadi 60 meter.

Sebagai informasi, berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ada 2.700 KK yang menghuni bantaran Sungai Ciliwung. Sehingga relokasi warga tersebut tidak harus dilakukan sekaligus, namun lebih baik bertahap serta membuat Rusunawa percontohan. Dengan adanya percontohan, maka masyarakat bisa melihat dan menilai manfaat tinggal di Rusunawa.

Kementerian PU saat ini tengah mengurus proses peralihan penguasaan 20 twinblock Rusunawa di Jakarta kepada Pemprov DKI Jakarta. Rusunawa tersebut telah selesai pembangunannya sejak lima tahun lalu namun belum dihuni. "Tapi Jokowi sudah ambil alih, dan Rusunawa tersebut sudah siap huni, para pengungsi banjir kemarin juga dimasukkan kesana," tandas dia.

*****djoteddy


Berita Terkait

  • Kloter Khusus Lansia Pada Haji 2013
  • KPK Dinilai Ragu Tuntaskan Kasus Hambalang
  • Gus Solah Beri Apresiasi PKB Karena Rekomendasikan Khofifah
  • Jurus Atasi Macet Jakarta Untuk Jokowi
  • KPK Siap Selidiki Praktek Money Politik Pemilu 2014


  •